sitisartikah.com

Proyek P5 - Mengenal Ecoprint Dan Cara Pembuatannya

Salah satu kegiatan anak-anak dipenghujung tahun ajaran ini adalah dengan melakukan projek penguatan profil pelajar pancasila atau P5. Sebagai salah satu praktik baik kurikulum merdeka. Seluruh kegiatan P5 yang telah dilakukan anak (per level/kelas) ini akan ditampilkan dalam kegiatan utama STEAM Expo di sekolah.

proyek p5 mengenal ecoprint dan cara pembuatannya

Untuk level 1 (kelas satu) ada beberapa tema yang diangkat, yaitu recycle curtains, herbal beverage, aquaponik dan ecoprint. Secara umum, P5 mengangkat isu dengan tema-tema hidup bekelanjutan dan lingkungan (bisa cek diartikel sebelumnya ya).

Kelas anak kami, mengangkat tema Ecoprint sebagai bahan kegiatan P5 tersebut. Azas utama anak belajar mamak pasti belajar, maka kali ini kita akan mengulas mengenai Ecoprint dan cara pembuatannya.

Apa itu Ecoprint ?

Ecoprint berasal dari kata eco yang berarti alam dan print yang artinya mencetak. Secara umum ecoprint merupakan teknik mencetak kain yang dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan yang berasal dari alam.
totebag ecoprint

Proses ecoprint dapat menghasilkan motif pada kain. Motif pada kain dibuat dengan cara mencetak bahan yang ada di alam dan sekitarnya sebagai dasar warna kain, pewarna, maupun pembuat pola motif. 

Bahan yang digunakan berupa dedauanan, bunga, batang bahkan ranting pohon. Teknik cetak ini menghasilkan motif kain yang otentik dan unik serta khas. 

Prinsip dasar dalam proses ecoprint adalah kontak langsung antara bahan alam seperti dedaunan dengan kain, sehingga pigmen yang ada dalam bahan tersebut akan berpindah ke kain dan memberikan warna sesuai dengan bahan alam tersebut.

Manfaat Ecoprint 

Ecoprint memiliki banyak kelebihan yang dapat diperoleh yaitu :

a. Mengurangi penggunaan warna sintetik pada kain sehingga lebih ramah lingkungan.

b. Membantu menjaga kualitas air dan mengurangi polusi lingkungan.

c. Menghasilkan motif kain yang unik, khas dan terkesan eksklusif.

d. Dapat menjadi ide usaha yang menjanjikan, karena dapat diaplikasikan dengan modal terjangkau dan memiliki flesibilitas inovasi yang tinggi.

Cara Pembuatan Ecoprint

Ada beberapa macam teknik ecoprint yaitu :

1. Teknik Pounding

Teknik ini merupakan teknik ecoprint yang paling sederhana, yaitu dengan cara dipukul. Proses pencetakan ecoprint dengan memukulkan bahan alam ke kain menggunakan palu. 

2. Teknik Fermentasi Daun

Pada proses teknik fermentasi daun, daun atau bahan alam dicelupkan kedalam larutan cuka, sehingga memunculkan warna alaminya. Setelah direndam dalam larutan cuka, bahan alam tersebut ditempelkan ke kain dan dipukul-pukul sehingga zat warnanya keluar ke kain.

3. Teknik steaming

Teknik steaming menggunakan proses pengukusan pada kain yang sudah ditempelkan daun atau bahan alam lainnya. Pada proses ini umumnya menggunakan pipa agar menjaga posisi cetakan motif tidak berubah. Proses steaming berlangsung selama 2 jam, gunanya agar pigmen dari bahan alam dapat berpindah dengan baik ke kain dengan maksimal.


Kegiatan P5 Dalam Pembuatan Ecoprint (Level 1)

proses pembuatan ecoprint

Dalam proses pembuatan proyek ecoprint, anak-anak dapat belajar banyak hal. Yaitu sebagai berikut :

- Mengasah kemampuan bernalar kritis dari proses penggunaan bahan alam menggantikan bahan sintetik.

- Menimbulkan kesadaran lingkungan yang tinggi, karena mengetahui manfaat dari pembuatan ecoprint tersebut.

- Meningkatkan kreatifitas, seperti yang kita tau proses pembuatan motif ecoprint ini memiliki fleksibilitas inovasi yang tinggi.

- Mewujudkan sikap kerjasama dan tanggungjawab karena dilakukan dalam team.

- Mengasah kemampuan presentasi dan komunikasi anak.

Kemampuan yang mereka pelajari dalam melakukan proyek ini dapat mendukung aspek kognitif mereka kelak.

Steam Expo

Sedikit cerita hingar bingar kegiatan ini. Disekolah anak kami, puncak kegiatan P5 dilakukan dengan mengambil tema pameran dan workshop pada acara Steam Expo. Sehingga sebelum acara steam expo anak-anak sudah melakukan terlebih dahulu proses pembuatan proyek mereka.

pameran dan workshop ecoprint

Dalam hal ini kelas anak kami mengangkat ecoprint sebagai tema p5, maka mereka telah membuat berbagai motif kain ecoprint disekolah pada saat jam pelajaran p5. Metode ecoprint yang mereka gunakan adalah metode steaming.

Anak-anak dibagi dalam tim dan mencetak masing-masing motif berdasarkan kreatifitas mereka. Oiyaa, sebelum ke kain, mereka melakukan terlebih dahulu pada kertas, sebagai sarana berlatih ya. Agar sudah paham proses pengerjaan dari pencetakan ecoprint tersebut.

Hasil cetakan ecoprint yang sudah ada akan diletakan dalam tempat pameran dan workshop. Dalam acara steam expo terdapat stand masing-masing kelas dengan tema yang berbeda. Stand tersebut menampilkan hasil p5 dan workshop yang digunakan untuk menjelaskan proses pembuatan proyek mereka.

Kegiatan tersebut mengundang para orang tua untuk menjadi pengunjung stand, agar melihat dan bertanya sejauh mana anak-anak dapat menjelaskan proyek yang mereka kerjakan. Dari kegiatan tersebut, anak-anak diasah cara berkomunikasi, memberikan penjelasan kepada orang lain, memahami proses kerja dan juga dituntut untuk melakukan tour stand.

Kegiatan tour stand dilakukan agar anak-anak juga mendapatkan ilmu yang baru dari proyek lainnya. Dengan demikian semakin banyak keanekaragaman hasil yang dapat mereka peroleh.

Acara steam expo tak hanya menjadi wadah bagi anak untuk berkembang, juga bagi para orang tua untuk melihat sejauh mana proses anak dalam proyek P5 tersebut.
stand terbaik
Dan, Alhamdulillah stand kelas anak kami menjadi salah satu stand yang menampilkan dan mempresentasikan karya dengan menarik.

Menunggu cerita menarik lainnya dari mereka.

Siti Sartika Hardiyanti
Assalamu'alaikum, Welcome to My Blog Housewife journal berisikan lifestyle parenting, cooking dan book's review. Semoga blog ini bermanfaat yaa, Good reading, Happy mood

Related Posts

Post a Comment