sitisartikah.com

Personal Branding Sebagai Mindfulness Momblogger

Membicarakan soal branding, pasti tak lepas pikiran kita tentang suatu produk. Nyatanya nilai diri kita pun, bisa dibranding atau akrab disebut personal branding. Personal branding merupakan suatu cara kita menilai versi terbaik diri kita. Disini saya mencoba mengulas perjalanan saya dalam membangun personal branding sebagai mindfulness momblogger.
personal branding momblogger

Personal Branding : Manfaatnya Bagi Blogger

Personal branding adalah cara kita menampilkan citra diri kepada orang lain atau public. Dengan membentuk personal branding kita dapat menunjukan keunikan diri kita sendiri dari yang lain.

Personal branding itu sendiri melekat pada tiga aspek utama yaitu value (nilai diri), skill (kemampuan), behaviour (tingkah laku). Penguatan terhadap ketiga aspek tersebut dapat mengerucutkan penilaian personal branding diri kita.

Lalu seberapa bermanfaatkan personal branding ini, jawabannya Ya, sangat bermanfaat. Personal branding yang dibuat dapat mempertajam dan memperkuat citra diri sehingga memudahkan orang untuk mengingat kita.

Hal ini juga related terhadap kepercayaan orang lain terhadap diri kita atau hal yang kita hasilkan. Personal branding pun dapat membantu kita untuk fokus dalam tujuan pencapaian citra diri yang diinginkan.

Penting bagi seorang blogger untuk membangun personal branding dirinya. Agar audiens tau seberapa besar atau terpercayanya diri kita dalam menyampaikan materi yang kita tulis. Seperti saat seorang dokter mengelola blog Kesehatan, pasti akan lebih dipercaya dibandingkan dengan seorang teknik sipil.

Kemudian, bagaimana cara membangun personal branding itu sendiri?

Menurut Yuhaida Noor (Parenthood Psychologist), terdapat enam langkah untuk membangun Personal Branding. Yaitu : Kenali Diri, Temukan PDB (Positioning Differentiation Brand), Berikan Bukti, Optimalisasi Media Sosial, Kolaborasi dan Evaluasi.

Merujuk pada point diatas, saya membuat personal branding diri sendiri sebagai mindfulness momblogger. Nilai yang saya coba tampilkan disini adalah bagaimana kita berusaha “hadir” dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Hadir disini adalah hadir secara fisik dan pikiran.

Personal Branding Sebagai Mindfulness Momblogger

Perjalanan personal branding dilakukan dengan mengenali nilai apa yang orang ingin ambil dari diri kita. akan saya coba jabarkan setiap langkah yang saya lakukan dalam membangun personal branding sebagai mindfulness momblogger.

1. Kenali diri

Saat proses membangun personal branding ini saya mencoba melakukan penyegaran kembali tentang “strong why” saya dalam memblogging. Yhaa..kebermanfaatan adalah salah satu tujuan utama saya menjadi blogger.

Disini saya memikirkan kata apa yang paling mencerminkan diri saya, dan kata mindfulness lah yang terbesit. Saya berusaha menjadi mindfulness person dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Ini dituangkan dalam niche blog yang bertema lifestyle tentang parenting, cooking dan books review.

Niche blog yang dipilih juga berdasarkan keahlian yang saya punya. Banyak kelas atau kegiatan yang saya ikuti guna membangun citra diri agar sesuai dengan konteks ilmu yang ada. Seperti dalam tema parenting saya mengikuti kelas pra menulis, pra membaca, pra matematika guna membantu saya dalam fokus membersamai buah hati sesuai dengan konteks ilmu.

Tak hanya itu, dalam mendukung branding saya sebagai mindfulness momblogger, saya juga mengikuti beberapa kursus masak agar tema happy cooking benar-benar menginspirasi dengan baik.

Dengan memperhatikan beberapa nilai yang telah dilakukan oleh saya, maka saya membangun personal branding saya sebagai Mindfulness Momblogger.

2. Temukan PDB (Positioning Differentiation Brand)

Jadi apa beda-nya nilai minfulness momblogger itu? Perbedaan adalah pada kemauan untuk belajar dan bertumbuh. saya mencoba memberikan nilai bahwa ilmu yang diberikan merupakan hasil belajar pada ahli bidangnya.


sertifikat kegiatan

Tentunya dibuktikan melalui sertifikat partisipasi yang saya terima atau pernyataan melengkapi atau mengikuti segala kegiatan yang disediakan.

Seperti memasak dimana saya belajar dari ahli seperti Ibu Fatma Bahalwan, yang diikuti dengan kegiatan mereplika masakannya. Atau terkait Montessori life untuk anak dimana saya belajar melalui homeducation dan Ms. Zahra Zahira.

3. Berikan Bukti

Terdapat artikel-artikel yang saya tuliskan yang merupakan catatan belajar pada lembaga tersebut. Artikel itu seperti kegiatan pra matematika, kegiatan pra membaca, atau cara memasak soto padang.

4. Optimalisasi Media Sosial

Hal ini saya lakukan dengan mempublish tuisan tersebut pada media sosial, membangung linktree akun media sosial saya. sehingga pembaca pun dapat dengan mudah mencari artikel yang ditulis oleh saya.

5. Kolaborasi

Bagi saya yang masih pemula, saya mencoba mengikuti kelas yang dapat meningkatkan pengenalan diri sebagai momblogger. Nantinya akan dikembangkan dengan mengikuti komunitas menulis yang dapat meningkatkan kemampuan saya dalam menulis.

6. Evaluasi

Evaluasi dilakukan dengan mengamati statistik blog baik melalui stat dalam dashboard blog ke google analytic atau melalui google search console. Dari data yang ada dapat mengevaluasi sejauh mana eksistensi blog kita dalam mesin pencarian tersebut.

Penguatan Personal Branding

Agar dapat lebih menunjukan personal branding sebagai mindfulness momblogger. Saya menuangkan hal tersebut dalam kartu nama dan cv pribadi saya selaku mom blogger.

Kartu nama dan cv yang ada diharapkan juga menjadi bukti personal branding yang dibangun. Personal branding yang dibangun membuat diri menjadi fokus untuk berusaha menjadi mindfulness momblogger. Memacu diri untuk menyajikan artikel yang berkualitas sesuai dengan ranah ilmu sang ahli dan pengalaman pribadi.
mindfulness momblogger
Akhir kata personal branding sebagai mindfulness momblogger bisa membantu mewujudkan “strong why blogging” saya. Jangan takut untuk menilai dirimu, nilai itulah yang akan membawa mu. Nilai yang baik akan membawa citra baik bagi diri sendiri.
Siti Sartika Hardiyanti
Assalamu'alaikum, Welcome to My Blog Housewife journal berisikan lifestyle parenting, cooking dan book's review. Semoga blog ini bermanfaat yaa, Good reading, Happy mood

Related Posts

Post a Comment