sitisartikah.com

Kajian Inner Child Ummu Balqis

Inner child
Bismillahirrohmanirrohiim..

Alhamdulillah mendapatkan rezeki dapat ikut dalam kajian mengenai pengaruh inner child dalam pengasuhan oleh Ummu Balqis. Kajian ini diselenggarakan oleh komite sekolah Ahsan. Maasyaa Allah tabarakallah. Sangat padat dan berisi.

Yuuk dimulai yaa pembahasan materinya..hihi

INNER CHILD

by Ummu Balqis

Pada dasarnya inner child ialah respon yg terbentuk dari pengalaman yang terjadi selama masa kecil anak. Pengalaman ini bukan hanya berlingkup antara hub orang tua dengan anak, namun juga dalam hubungan luas bisa seperti interaksi dengan pertemanan atau guru atau pengasuh (ART).

Respon tersebut bisa berwujud positif dan negatif yaa. Respon yang positif menghasilkan anak yang happy, punya rasa ingin tau tinggi. Sedangkan respon negatif bisa menghasilkan kesulitan merelease emosi, takut, cemas dan lainnya.

Respon negatif ini-lah yang biasa disebut dengan luka inner child atau luka pengasuhan. Luka ini apabila tidak disembuhkan dapat terbawa sampai dewasa dan dapat mempengaruhi pola asuh seseorang.

Luka ini tidak hanya timbul dari orang tua, namun perlakuan orang sekitar yang terlibat pada masa kecil anak juga bisa menimbulkan luka. Misalkan perlakuan kasar pengasuh (art), pembullyan dan seterusnya.

Inner child yang terluka ini dapat terbawa sampai kelak sang anak dewasa. Sehingga butuh pengkondisiian untuk berdamai dengan inner child tersebut. Lalu apa saja yg perlu dilakukan untuk berdamai dengan luka?

Mindset Dasar

Bagi Ummu, ada mindset dasar yang harus dimiliki sebelum kita melakukan tahapan berdamai dengan inner childs. Mindset ini harus dipegang kuat2, agar dapat menjadi pribadi yang berdamai dengan diri sendiri.

Mindset dasar tersebut adalah sebagai berikut :
1. Memahami konsep Takdir Allah
Landasan setiap kebaikan adalah jika engkau tahu bahwa setiap yg Allah kehendaki pasti terjadi dan setiap yg tidak Allah kehendaki tidak akan terjadi. (Al Fawwad, Ibnu Qayyim Al Jauziyah).

Pemahaman akan hakikat takdir Allah dapat membantu diri kita dalam meregulasi mindset kita tentang takdir.

Hal ini tidak mengesampingkan sifat kemanusiaan seperti rasa sedih, kecewa, namun dapat membantu kita untuk tidak berlarut2 dalam proses penerimaan takdir. sehingga mencegah diri untuk meratap diri berlebihan. Karena yg dihisab itu adalah reaksi kita terhadap takdir Allah.

2. Sunatullah kehidupan (ada kondisi senang, susah, sedih dll)
Setelah memahami konsep takdir, kita akan paham bahwa kehidupan adalah sedih, senang. dan kita tidak selamanya sedih dan tidak selamanya bahagia.

3. Catatan Amal
"Setiap engkau adalah pemelihara, dan setiap engkau akan dimintai pertanggung jawaban mengenai apa yg menjadi tanggung jawab pemeliharaannya..."(HR. Bukhari).

Kita akan mempertanggungjawabkan segala sesuatu yg dilakukan, entah baik ataupun buruk. oleh karena itu apabila dulu kita pernah mendapatkan hal/kejadian buruk, maka kita perlu menghentikannya hanya sampai diri kita. jangan sampai kita mengulangi hal sama tersebut.

Karena kembali lagi semua yg dilakukan akan masuk ke dalam catatan amal kita. Jadi respon kita sangat menentukan catatan amal gaes.

4. The real ketenangan
Ketika hati bersandar kepada Allah segala sesuatu yg terjadi akan diterima dgn baik.
"Dialah yg telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yg telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana" (QS. Al-Fath ayat 4)

Urgensinya dari semuanya adalah bagaimana meregulasi dan penguatan mindset kita tentang takdir Allah. Maasyaa Allah, bagaimana Ke-empat mindset dasar tsb, menekan kan pada konsep ketauhidan kita kepada Allah swt.

"(Yaitu) Orang-orang beriman, hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram" QS. Ar-Ra'd : 28.

Healing Time

Masih dalam satu bagian materi dari seminar parenting ummu balqis, kali ini masuk dalam masa penyembuhan. Pengobatan luka inner child tsb.
healing time

Dalam materinya, ummu mencoba menekankan bahwa pengaruh inner child yang baik akan membawa dampak pengasuhan yang baik pula. Sehingga bagi kita selaku orang tua, butuh belajar untuk berdamai dengan inner child apabila inner child itu terluka.

Seperti apa tahapannya,
1. Reconnect
Dalam tahap ini kita membuat timeline kehidupan pada 15tahun awal kehidupan. Guna menemukan pada titik mana, pengalaman tidak mengenakan itu terjadi. Dengan menemukan fase apa terjadinya luka, kita bisa masuk ke dalam fase berikutnya.

2. Grounding Rasa
Setelah timeline, munculah temuan luka. Disini kita diminta untuk melepaskan segala rasa emosi dengan cara yg hanif, seperti memuji dgn asmaul husna dan fase ini memerlukan mindfullness kita.

Kesadaran kita mengenai hakikat takdir yg telah dibahas pada mindset dasar. Serta mengembalikan lagi semua rasa kepada Allah. Bahwa pasti ada kebaikan dalam setiap kejadian (back to landasan kebaikan).

3. Memaafkan
Setelah meluapkan emosi, saatnya memaafkan, sebagai bentuk kesadaran hakikat takdir. Bahwa manusia bisa salah, mungkin dia belum paham atau tidak tau. Maka maafkan segala kesalahan dengan cara yg hanif. "Yaa Allah Yaa Rahman Yaa Ghoffar, hamba maafkan beliau, atas tindakan dan ..."

4. Aksi Nyata Pemahaman Konsep Takdir
Saatnya beraksi, mengingat bahwa segala sesuatu yg kita lakukan akan kembali kepada kita. Karena akan masuk ke dalam catatan amal. Penghisaban atas segala perilaku kita, menjadi salah satu kunci untuk tidak mengulangi kesalahan sama pada anak atau orang lain.

5. List Kebutuhan Jiwa
Dalam masa healing, butuh afirmasi positif ke dalam diri kita, seperti perasaan layak dicintai, ruang bertumbuh dll. Terlebih lagi, meminta hati untuk dicukupkan oleh Allah.

Healing time itu proses. Hati itu milik Allah maka mintalah kepada sang pemilik hati.❤

Jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu.
Siti Sartika Hardiyanti
Assalamu'alaikum, Welcome to My Blog Housewife journal berisikan lifestyle parenting, cooking dan book's review. Semoga blog ini bermanfaat yaa, Good reading, Happy mood

Related Posts

Post a Comment